UNGKAPAN DAN PERIBAHASA
A. UNGKAPAN
Ungkapan adalah perkataan atau kelompok kata khusus yang maknanya telah menyatu dan tidak dapat
ditafsirkan dengan makna unsur kata yang membentuknya. Ungkapan biasanya
digunakan untuk menyatakan maksud dengan arti yang berupa kiasan. Menurut kata
pembentuknya, ungkapan dibagi menjadi 7 macam:
1.
Ungkapan
dengan nama bagian tubuh
Contoh:
·
Tangan
kanan = orang kepercayaan
·
Cuci
tangan = membuang
barang bukti
·
Tangan panjang =
suka mencuri
2.
Ungkapan
dengan kata indra
Contoh:
·
Bersilat lidah =
suka berbohong
·
Berkulit badak = tidak tahu malu
3.
Ungkapan
dengan nama warna
Contoh:
·
Lapangan hijau =
lapangan sepak bola
·
Meja hijau = pengadilan
·
Merah padam = marah atau malu
4.
Ungkapan
dengan nama benda-benda di alam
Contoh:
·
Kejatuhan bulan = mendapat keberuntungan
·
Bintang kelas =
juara kelas
5.
Ungkapan
dengan nama binatang
Contoh:
·
Kuda
hitam = orang/tim yang tidak diunggulkan tetapi mendapat
kemenangan
·
Kambing
hitam =
orang yang difitnah
·
Otak
udang = bodoh
6.
Ungkapan
dengan nama bagian tumbuh-tumbuhan
Contoh:
·
Naik daun = terkenal
·
Buah hati = anak kesayangan
·
Buah bibir = orang yang banyak dibicarakan
7.
Ungkapan
dengan kata bilangan
Contoh:
· Ular
berkepala dua = suka berkhianat/penjilat
· Kesebelasan =
tim sepak bola
B. PERIBAHASA
Peribahasa adalah kelompok kata yang susunannya tetap. Peribahasa biasanya
mengiaskan makna sesuatu yang berupa nasihat. Peribahasa biasanya digunakan
untuk membandingkan suatu sifat atau keadaan seseorang dengan keadaan yang
terjadi di sekitar.
Contoh:
·
Ada
gula ada semut.
Artinya: dimana ada kesenangan, disitu banyak orang yang
datang.
·
Sambil
menyelam minum air
Artinya: Sekali bekerja, semua masalah terselesaikan.
·
Gajah
di pelupuk mata tak tampak, kuman di seberang lautan tampak.
Artinya: Kesalahan sendiri yang besar tidak tampak, tetapi
kesalahan orang lain yang kecil tampak.
·
Sudah
dianjung dihempaskan
Artinya: Setelah dipuji kemudian dihina.
·
Seperti
api dengan asap
Artinya: Tidak dapat dipisahkan.
·
Seperti
air dan minyak
Artinya: tidak dapat disatukan
·
Seperti
kucing dan anjing
Artinya: selalu bertengkar
·
Kacang
lupa akan kulitnya
Artinya: Orang yang lupa akan asal usulnya (durhaka)
·
Akibat
nila setitik, rusak susu sebelanga
Artinya: Satu orang yang berbuat, tetapi yang lain dianggap
bersalah juga.
·
Besar
pasak dari pada tiang
Artinya: Lebih banyak pengeluaran (belanja) daripada
pendapatan (penghasilan).
·
Tak
ada gading yang tak retak
Artinya: Tidak ada yang sempurna.
Video
Ungkapan dan Peribahasa
Penggunaan Peribahasa
Sangat membantu. Terima kasih
BalasHapusAlhamdulillah, terima kasih kembali.
HapusAPA perbedaan pribahasa Dan ungkapan? Sebagai contoh: bagikan langit Dan bumi. Apakah ini pribahasa atau ungkapan?
BalasHapusPeribahasa berupa kalimat perumpaan yang biasanya berisi nasihat mengenai suatu tingkah laku manusia sedangkan ungkapan berupa kelompok kata yang memiliki arti tertentu dan tidak dapat ditafsirkan dengan makna unsur kata yang membentuknya.
BalasHapusKalimat "bagaikan langit dan bumi" merupakan contoh dari peribahasa yang memiliki arti sikap/keadaan yang berbeda jauh. Berbeda dengan ungkapan "tangan kanan" yang memiliki arti orang kepercayaan, tetapi jika diartikan per kata maka "tangan" berarti bagian tubuh yang berfungsi untuk memegang, sedangkan "kanan" memiliki arti yang menyatakan suatu arah. Hal ini tentunya memiliki arti yang berbeda jauh.
Wallahu `alam ...