Kamis, 21 Maret 2019

Ungkapan dan Peribahasa

Ungkapan dan peribahasa seringkali kita temukan baik dalam bahasa komunikasi lisan ataupun tertulis. Nah, sekarang kita akan memeperlajari dan menelisik lebih jauh mengenai ungkapan dan peribahasa dalam Bahasa Indonesia.
UNGKAPAN DAN PERIBAHASA

A.    UNGKAPAN
Ungkapan adalah perkataan atau kelompok kata khusus yang  maknanya telah menyatu dan tidak dapat ditafsirkan dengan makna unsur kata yang membentuknya. Ungkapan biasanya digunakan untuk menyatakan maksud dengan arti yang berupa kiasan. Menurut kata pembentuknya, ungkapan dibagi menjadi 7 macam:
1.      Ungkapan dengan nama bagian tubuh
Contoh:
·         Tangan kanan                 = orang kepercayaan
·         Cuci tangan                    = membuang barang bukti     
·         Tangan   panjang            = suka mencuri

2.      Ungkapan dengan kata indra
Contoh:
·          Bersilat lidah                 = suka berbohong
·          Berkulit badak              = tidak tahu malu

3.      Ungkapan dengan nama warna
Contoh:
·          Lapangan hijau             = lapangan sepak bola
·          Meja hijau                     = pengadilan
·          Merah padam                = marah atau malu

4.      Ungkapan dengan nama benda-benda di alam
Contoh:
·          Kejatuhan bulan            = mendapat keberuntungan
·          Bintang kelas                = juara kelas

5.      Ungkapan dengan nama binatang
Contoh:
·         Kuda hitam                    = orang/tim yang tidak diunggulkan tetapi mendapat kemenangan
·         Kambing hitam             = orang yang difitnah
·         Otak udang                    = bodoh 

6.      Ungkapan dengan nama bagian tumbuh-tumbuhan
Contoh:
·          Naik daun                     = terkenal
·          Buah hati                      = anak kesayangan
·          Buah bibir                     = orang yang banyak dibicarakan

7.      Ungkapan dengan kata bilangan
Contoh:
·         Ular berkepala dua          = suka berkhianat/penjilat
·         Kesebelasan                    = tim sepak bola

B.     PERIBAHASA
Peribahasa adalah kelompok kata yang susunannya tetap. Peribahasa biasanya mengiaskan makna sesuatu yang berupa nasihat. Peribahasa biasanya digunakan untuk membandingkan suatu sifat atau keadaan seseorang dengan keadaan yang terjadi di sekitar.
Contoh:
·         Ada gula ada semut.
Artinya: dimana ada kesenangan, disitu banyak orang yang datang.
·         Sambil menyelam minum air
Artinya: Sekali bekerja, semua masalah terselesaikan.
·         Gajah di pelupuk mata tak tampak, kuman di seberang lautan tampak.
Artinya: Kesalahan sendiri yang besar tidak tampak, tetapi kesalahan orang lain yang kecil tampak.
·         Sudah dianjung dihempaskan
Artinya: Setelah dipuji kemudian dihina.
·         Seperti api dengan asap
Artinya: Tidak dapat dipisahkan.
·         Seperti air dan minyak
Artinya: tidak dapat disatukan
·         Seperti kucing dan anjing
Artinya: selalu bertengkar
·         Kacang lupa akan kulitnya
Artinya: Orang yang lupa akan asal usulnya (durhaka)
·         Akibat nila setitik, rusak susu sebelanga
Artinya: Satu orang yang berbuat, tetapi yang lain dianggap bersalah juga.
·         Besar pasak dari pada tiang
Artinya: Lebih banyak pengeluaran (belanja) daripada pendapatan (penghasilan).
·         Tak ada gading yang tak retak
Artinya: Tidak ada yang sempurna.


Video
Ungkapan dan Peribahasa
Penggunaan Peribahasa

Lokasi: Banjarmasin, Banjarmasin City, South Kalimantan, Indonesia

4 komentar:

  1. Sangat membantu. Terima kasih

    BalasHapus
  2. APA perbedaan pribahasa Dan ungkapan? Sebagai contoh: bagikan langit Dan bumi. Apakah ini pribahasa atau ungkapan?

    BalasHapus
  3. Peribahasa berupa kalimat perumpaan yang biasanya berisi nasihat mengenai suatu tingkah laku manusia sedangkan ungkapan berupa kelompok kata yang memiliki arti tertentu dan tidak dapat ditafsirkan dengan makna unsur kata yang membentuknya.
    Kalimat "bagaikan langit dan bumi" merupakan contoh dari peribahasa yang memiliki arti sikap/keadaan yang berbeda jauh. Berbeda dengan ungkapan "tangan kanan" yang memiliki arti orang kepercayaan, tetapi jika diartikan per kata maka "tangan" berarti bagian tubuh yang berfungsi untuk memegang, sedangkan "kanan" memiliki arti yang menyatakan suatu arah. Hal ini tentunya memiliki arti yang berbeda jauh.

    Wallahu `alam ...

    BalasHapus