KARAKTERISTIK PLANET
Sistem tata surya menjadikan
Matahari sebagai pusatnya. Matahari adalah
sebuah bintang raksasa yang sangat panas seperti
bola pijar. Di sekeliling bola berpijar, ada lingkar cahaya berisi gas panas yang disebut corona. Suhu di permukaannya hampir 6000 derajat Celsius. Suhu inti Matahari mencapai 15.000.000 derajat Celsius. Percikan Panasnya dapat membakar segala
sesuatu hingga 97 kilometer. Namun, Matahari hanya tergolong bintang sedang.
Masih banyak bintang besar yang jauh lebih besar dan lebih panas dari
matahari.
Nah, planet apa saja yang mengelilingi matahari sebagai pusat tata surya kita?
Bagaimana cara mengingat urutan planet berdasarkan jarak yang terdekat dengan matahari?
Gunakanlah singkatan berikut:
"Main Volley Ball Membuat Jantung Sehat Untuk Nenek"
Keterangan:
- Main = Merkurius
- Volley = Venus
- Ball = Bumi
- Membuat = Mars
- Jantung = Jupiter
- Sehat = Saturnus
- Untuk = Uranus
- Nenek = Neptunus
Mari kita pelajari lebih lanjut mengenai karakteristik planet dalam tata surya kita.
1.
Merkurius
Planet
apa yang terdekat dengan Matahari? Planet ini
bernama Merkurius. Planet Merkurius
berjarak lima puluh delapan
juta kilometer dari Matahari sehingga dikenal sebagai
planet yang paling dekat dengan matahari sehingga memiliki kala revolusi paling
cepat yaitu 88 hari.
Merkurius
sulit terlihat di langit pada malam hari jika dilihat
dari Bumi. Maekurius
baru terlihat setelah Matahari
terbenam, atau sebelum Matahari terbit. Keunikan
dari Merkurius adalah melesat cepat mengelilingi
Matahari, tetapi berotasi sangat lambat. Satu
hari di Merkurius sama dengan 30 hari di Bumi. Merkurius
merupakan planet paling kecil dan tidak memiliki satelit.
2.
Venus
Planet
berikutnya adalah planet Venus. Planet Venus merupakan
planet terdekat dari Bumi. Venus lebih panas
dibanding Merkurius yang lebih dekat dengan Matahari.
Hal ini terjadi karena Planet Venus memiliki lapisan
atmosfer tebal yang dilapisi awan sehingga dikenal sebagai planet terpanas. Oleh karena itu,
pancaran sinar Matahari terperangkap di dalamnya. Awan
yang mengelilingi Venus menjadi salah satu keunikan
planet ini. Awan tersebut terlihat indah karena memantulkan
cahaya Matahari. Selain itu, Venus menjadi planet paling terang di antara planet-planet dalam sistem tata surya.
Venus melakukan rotasi dengan arah yang berlawanan dengan arah rotasi planet-planet lainnya. Venus berotasi searah dengan jarum jam yaitu dari timur ke barat. Satu hari di Venus sama dengan 243 hari di
Bumi sehingga dikenal sasbai planet yang paling lama
rotasinya. Venus
merupakan planet yang paling dekat dengan bumi sehingga dikenal di bumi dengan
julukan “bintang pagi/bintang senja/bintang timur/bintang barat/bintang
kejora”. Sama seperti halnya Merkurius, Venus tidak memiliki satelit.
3. Bumi
Planet
ketiga adalah Bumi yang disebut sebagai Planet Biru. Sebagian besar Bumi
ditutupi oleh lautan, sehingga nampak biru. Bumi diselimuti oleh udara tebal yang disebut atmosfer. Fungsi dari atmosfer untuk menyaring panas dari Matahari sehingga tidak terbakar.
Bumi merupakan planet yang kaya
H2O dan O2 sehingga memungkinkan bagi makhluk hidup untuk
tinggal. Bumi memiliki satu buah sastelit yaitu bulan.
4. Mars
Planet setelah Bumi adalah Mars. Mars dijuluki sebagai
Planet Merah. Planet ini disebut-sebut paling menyerupai
Bumi. Satu hari di Mars sama dengan 24,6 jam di
Bumi. Ia juga memiliki kutub yang diselimuti es. Suhu
udara di Mars lebih dingin daripada suhu di Bumi, yaitu
sekitar 63 derajat Celsius di bawah nol, karena letak
Mars yang lebih jauh dari Matahari dibanding Bumi. Mars
juga memiliki lapisan atmosfer, namun lebih
tipis dibanding Bumi. Mars memiliki 2 buah satelit yaitu
Phobos dan Deimos.
5. Jupiter
Planet kelima adalah planet Jupiter. Jupiter adalah planet terbesar di dalam tata surya. Suhu di planet ini pun sangat rendah, mencapai kurang lebih minus 100 derajat Celsius. Planet Jupiter merupakan planet yang sebagian besar terdiri atas gas sehingga diberikan julukan
sebagai planet gas. Letak inti planetnya pun jauh di
tengah. Planet ini memiliki bintik merah yang ternyata
merupakan badai raksasa.
Jupiter memiliki banyak satelit
dan yang paling besar dan terkenal disebut dengan satelit Io. Planet ini juga
memiliki kala rotasi tercepat yaitu 9 jam 55 menit.
6. Saturnus
Planet
keenam dalam sistem tata surya adalah planet
Saturnus. Saturnus terlihat memiliki cincin yang
melingkari tubuhnya. Cincin tersebut terdiri atas
lingkaran bebatuan, debu, dan es yang terperangkap
dalam orbit mengelilingi planet tersebut.
Saturnus merupakan gas raksasa yang berputar
sangat cepat.
Hal ini
menyebabkan bagian ekuatornya
menggembung. Oleh sebab itu,
kutubnya tampak lebih datar dibanding planet lainnya.
Saturnus memiliki beberapa satelit yang lebih banyak dibanding Bumi yang hanya memiliki satu. Salah satu satelit yang paling terkenal yang mengelilingi Saturnus adalah Titan. Planet
ini dikenal sebagai planet cincin dan planet terbesar ke-2 setelah Jupiter.
7. Uranus
Planet Uranus merupakan planet ketujuh dalam sistem tata
surya. Planet Uranus berputar miring karena porosnya yang hampir sejajar dengan orbitnya. Suhu planet ini sangat dingin, yaitu sekitar minus 212 derajat Celsius. Planet
Uranus sering dikenal dengan sebutan planet biru.
8. Neptunus
Planet
yang berada di urutan paling jauh dari Matahari adalah
planet Neptunus. Planet ini tampak berwarna biru gelap dari
kejauhan dan tidak memiliki permukaan yang nyata
sehingga dikenal juga dengan sebutan planet biru. Sama halnya dengan Jupiter, Saturnus, dan Uranus, planet ini juga terdiri atas gumpalan gas.
Planet
ini paling jauh jaraknya dari matahari sehingga merupakan planet paling lama
revolusinya dan planet terdingin. Atmosfernya dipenuhi dengan gas metana, dan sering terjadi badai yang sangat besar. Salah satu satelit
yang mengelilingi Neptunus bergerak berlawanan arah dengan satelit-satelit
dan planet-planet lainnya. Planet ini sering keluar dari
orbitnya sehingga dikenal sebagai planet nakal.
Video
Video









0 komentar:
Posting Komentar